Entah??



Entah sampai kapan...
Aku masih menunggu dirinya...

Berjuta bait dan frasa hanya untuknya...
Beratus lembar syair ku tujukan padanya...
Beribu lembar puisi inginku persembahankan padanya...
Berpuluh-puluhan prosa melankoli dan elegi tentang dirinya...

Dan entah sampai kapan...
Perjalanan tanpa genggaman jemarinya kulewatkan...
Persinggahan tanpa jamuannya...
Penghidupan tanpa do'a dan kasihnya diiringkan...

Entah sampai kapan...
Hidup serasa mati ini kurasakan
Manis serasa pahit ini kuecapkan
Kaya serasa melarat ini kuindahkan
Beriman serasa berdosa ini kubiarkan

Entah sampai kapan...
Dan entah sampai kapan...

Sri Gemilang, 06 Mei 20'

Komentar

Postingan Populer